Dukung Riset Terapan dan Solusi Lingkungan, Pemkab Magetan Apresiasi ICAPSTURE 2026 Unesa
MAGETAN | INTIJATIM.ID — Pemkab Magetan mendukungan penuh terhadap pengembangan riset terapan dan penanganan isu lingkungan global dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus 5 Magetan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, saat menghadiri International Conference on Applied Physics Informatics for Sustainable Future (ICAPSTURE) 2026 di Grand HAP Kintamani Hotel, Rabu (5/8/2026).
​Konferensi sains dan teknologi tingkat internasional yang dibuka dengan penampilan seni tari tradisional Jawa Timuran tersebut menjadi ajang penting dalam mempertemukan lintas sektor. Sebanyak 160 peserta dari kalangan akademisi, pemerintah, komunitas, mahasiswa, hingga masyarakat umum hadir secara luring maupun daring melalui Zoom dan YouTube.
​Kegiatan ilmiah ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Unesa ke-62, sekaligus memperingati 3 tahun berdirinya Unesa Kampus 5 di Magetan.
​Guru Besar Fakultas MIPA Unesa, Prof. Rooselyna Ekawati, menjelaskan bahwa ICAPSTURE 2026 diselenggarakan untuk memperkuat kolaborasi riset internasional dan mendorong lahirnya inovasi teknologi berkelanjutan.
​”Kegiatan ini ditujukan untuk mempererat jejaring akademis Unesa dengan Pemkab Magetan dan masyarakat luas, sekaligus memfasilitasi riset-riset yang memberi dampak nyata,” jelasnya.
​Dalam konferensi ini, sebanyak 42 artikel ilmiah dibahas secara mendalam. Objek kajian mendasari berbagai disiplin ilmu strategis, seperti Fisika Terapan, Kecerdasan Buatan (AI) & Teknik Informatika, ​Energi Terbarukan, dan​Teknologi Ramah Lingkungan.
“​Seluruh artikel ilmiah yang terpilih nantinya akan dipublikasikan pada jurnal bereputasi IOP Conference Series,” ungkap ​Guru Besar Fakultas MIPA Unesa.
Sementara itu, ​Wakil Bupati Magetan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unesa atas inisiatif penyelenggaraan ajang internasional ini di wilayah Magetan. Ia menekankan pentingnya aplikasi riset dalam menjawab tantangan nyata di lapangan.
​”Substansi kegiatan ini membantu membedah persoalan pokok yang ada di Magetan, masyarakat Indonesia, hingga tingkat global, salah satunya terkait pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan,” tegas Kang Suyat, sebutan akrab Wakil Bupati Magetan.
​Ia berharap, konferensi internasional ini dapat menjadi agenda tahunan di Magetan. Selain merangsang kepedulian masyarakat terhadap perkembangan keilmuan, kehadiran ajang internasional diyakini mampu memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah,” pungkasnya. (Red/IJ)
![]()



Post Comment