Highlight

Pakar Logistik ITICM Sidoarjo Bagikan Strategi Efektif Kirim Bantuan Gempa NTT

Tips Pengoriman Logistik

SIDOARJO | INTIJATIM.ID — Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu gelombang kepedulian masyarakat. Namun, agar bantuan tidak menumpuk dan tepat sasaran di lokasi terdampak, manajemen rantai pasok (supply chain) yang cepat dan terukur menjadi kunci utama.

​Kepala Program Studi S-1 Teknik Logistik Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM) Sidoarjo, Sutrisno Harianto, S.T., M.T., membagikan sejumlah poin krusial terkait pengelolaan logistik bencana di masa kritis (golden period).

“Hindari mengirim pakaian layak pakai dan mi instan, karena diperlukan pemilahan, penyortiran, dan proses memasak justru menyita waktu relawan di lapangan. Utamakan air bersih untuk minum dan sanitasi (MCK), makanan siap saji, perlengkapan medis, serta tempat tinggal darurat,” jelas Sutrisno Harianto.

Guna memangkas waktu pengiriman (lead time) dan biaya transportasi, pengadaan logistik disarankan mengambil dari wilayah penyangga terdekat yang aman, seperti NTB atau Sulawesi Selatan, ketimbang pengiriman jarak jauh dari pulau lain.

Selain itu, gunakan kardus baru berjenis ganda (double wall) atau kemasan berlapis material anti-air, bukan kardus bekas yang mudah hancur saat tertumpuk. “Beri label penjelas pada setiap kemasan untuk mempermudah identifikasi tanpa harus membongkar barang,” katanya jelas.

Saat di lokasi, lanjut Sutrisno, gunakan palet atau alas agar barang tidak bersentuhan langsung dengan tanah lembap. Terapkan sistem zonasi (memisahkan zona pangan, non-pangan, dan kebutuhan medis) serta metode FIFO (First In, First Out) agar pasokan seperti susu atau makanan bayi dengan masa kedaluwarsa lebih pendek terdistribusi lebih awal.

“Lakukan juga pencatatan keluar-masuk barang secara disiplin melalui buku harian (logbook) guna menjaga akuntabilitas dan kelancaran alur distribusi di pos tanggap darurat,” pungkasnya. (Vit/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!