Highlight

Dongkrak UMKM Naik Kelas, HIPMI Pamekasan Gelar Economic Fest 2026 dan Siapkan Jalur Ekspor

oplus 16908288

PAMEKASAN | INTIJATIM.ID – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan, secara resmi membuka gelaran Economic Fest 2026 di Area Monumen Arek Lancor, Senin (1/7/2026). Diikuti oleh 70 pelaku UMKM, ajang ini dirancang bukan sekadar pameran biasa, melainkan batu loncatan bagi produk lokal untuk menembus pasar internasional.

​Festival ekonomi dan kewirausahaan ini dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari penuh, mulai dari 1 hingga 9 Juni 2026.

​Ketua Umum BPC HIPMI Pamekasan, Ach. Kusyairi, menegaskan bahwa Economic Fest 2026 merupakan komitmen nyata anak muda dalam mengobarkan semangat berwirausaha sekaligus menyokong roda ekonomi daerah.

​”Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Kusyairi saat pembukaan acara.

​Menurut Kusyairi, Pamekasan memiliki potensi ekonomi yang sangat luar biasa. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mendorong para pelaku usaha mikro dan kecil agar tidak jalan di tempat, alias mampu “naik kelas”.

​Untuk menjawab tantangan tersebut, HIPMI Pamekasan telah merancang berbagai program lanjutan yang berfokus pada penguatan kapasitas melalui pendampingan usaha yang intensif dan berkelanjutan. Dan konektivitas pasar dengan membuka akses jaringan yang lebih luas.

​”Harapan kami, setelah kegiatan ini ada ruang yang dapat mewadahi teman-teman UMKM agar terus berkembang dan berkemajuan. Pamekasan tidak boleh hanya besar di kandang sendiri,” tegas Kusyairi, Senin (1/6).

​Tidak tanggung-tanggung, HIPMI Pamekasan membidik target jangka panjang untuk membawa komoditas unggulan bumi gerbang salam ini menembus pasar lintas kabupaten di Jawa Timur, pasar nasional, hingga kancah ekspor global.

​Sebagai langkah konkret, HIPMI berkomitmen untuk terus membuka akses pasar yang lebih luas serta memberikan bimbingan bagi para pengusaha muda agar siap bersaing di level internasional.

​”Anak-anak muda masih membutuhkan banyak masukan dan bimbingan agar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” pungkasnya. (Say/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!