Highlight

Festival Pamelo Magetan 2026 Dorong Komoditas Unggulan Tembus Pasar Nasional

img 20260429 002341

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) kembali menggelar Festival Pamelo di Kantor Dinas TPHP Magetan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 131 peserta sebagai upaya memperkuat posisi jeruk pamelo sebagai komoditas unggulan daerah, Selasa (28/4/2026).

Kepala Dinas TPHP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaga kelestarian tanaman pamelo sekaligus mendorong peningkatan kualitas produksi petani.

“Melalui festival ini, kami ingin menjaga keberlanjutan pamelo sebagai komoditas unggulan daerah, sekaligus meningkatkan semangat petani dalam mengembangkannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaring indukan bibit unggul yang nantinya dapat mendukung pengembangan pamelo secara berkelanjutan di Kabupaten Magetan.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang turut hadir meninjau kegiatan, menegaskan bahwa Festival Pamelo merupakan bagian dari strategi pengembangan sektor pertanian secara terintegrasi.

“Pengembangan pamelo tidak hanya berhenti pada aspek produksi, tetapi juga harus mampu mendorong sektor pariwisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Dalam festival ini, peserta mengikuti kontes pamelo yang terbagi dalam empat kategori, yakni pamelo Nambangan, Srinyonya, Magetan, dan kategori bebas. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas buah, ukuran, serta potensi pengembangannya sebagai produk unggulan.

Selain sebagai ajang kompetisi, festival ini juga menjadi bentuk apresiasi bagi para petani sekaligus mendorong pengembangan pertanian berbasis wisata dan edukasi. Komoditas jeruk pamelo sendiri telah dikembangkan di sejumlah kecamatan yang tergabung dalam kawasan BETASUKAMANGU (Bendo, Takeran, Sukomoro, Kawedanan, dan Nguntoronadi).

Pemkab Magetan berharap kegiatan ini mampu memperkuat promosi pamelo agar dapat menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magetan juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa dua unit combine harvester kepada Kelompok Tani Rukun Makmur di Kelurahan Bendo dan Kelompok Tani Sri Rejeki di Kelurahan Maospati. (bgs)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!