Highlight

HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto: Gus Barra Tekankan Pembangunan Merata dan Spirit Kejayaan Majapahit

oplus 16908288

​MOJOKERTO | INTIJATIM.ID – Pemkab Mojokerto merayakan Hari Jadi ke-733 dengan semangat memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Upacara peringatan yang digelar di halaman Pendapa Graha Maja Tama (GMT), pada Sabtu (9/5) pagi ini, menjadi momentum refleksi atas capaian gemilang serta proyeksi strategis masa depan daerah.

​Mengusung tema “Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata,” Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barra), menegaskan bahwa setiap gerak pembangunan harus bisa dirasakan hingga ke pelosok desa.

​Peringatan tahun ini berlangsung semarak dengan balutan nuansa budaya Majapahit yang kental. Para tamu undangan, termasuk para mantan Bupati Mojokerto seperti Achmady, Akh. Jazuli, dan Pungkasiadi, serta Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, disambut dengan penampilan musik kolosal keroncong dan Tari Banjaran Majapahit.

​Kehadiran replika kapal tempo dulu dan parade hasil bumi unggulan semakin mempertegas jati diri Mojokerto sebagai pusat peradaban besar di masa lalu yang kini terus bersolek menuju modernitas.

​Dalam sambutannya, Gus Barra memaparkan sederet prestasi pembangunan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Beberapa indikator makro Kabupaten Mojokerto tercatat melampaui rata-rata nasional dan Provinsi Jawa Timur. Seperti, ​Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,46%, pertumbuhan ekonomi di angka 5,56%, tingkat pengangguran berhasil ditekan hingga 3,49%, dan angka harapan hidup mencapai 75,28 tahun.

​”Efisiensi bukan berarti mengurangi semangat berkarya, melainkan memastikan setiap sumber daya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Gus Barra di hadapan jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.

​Kemandirian fiskal Kabupaten Mojokerto juga menunjukkan taji. Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2025 meningkat menjadi Rp 851,7 miliar, dan diproyeksikan akan menembus Rp881,7 miliar pada tahun 2026.

​Untuk mendukung percepatan tersebut, Pemkab Mojokerto telah menyiapkan sembilan proyek strategis pada tahun anggaran 2026. “Bendung Wonokerto (Tahap II) kita tingkatkan, rekonstruksi Jalan Pekukuhan–Ngoro.l dan pelebaran sejumlah ruas jalan strategis juga akan segera dikerjakan, dan

​pembangunan jembatan Sumberkembar IV, serta rehabilitasi fasilitas kesehatan dan sarana olahraga kita prioritaskan,” jelas Bupati Mojokerto, Sabtu (9/5).

​Tak hanya soal infrastruktur, Gus Barra juga mengapresiasi kinerja akar rumput dengan menyerahkan penghargaan kepada kepala desa yang sukses menuntaskan pajak daerah serta siswa-siswi berprestasi.

Selain itu, ​di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, Kabupaten Mojokerto sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 kali berturut-turut dari BPK. Penghargaan lain seperti Kabupaten Layak Anak (Nindya) dan Innovation Government Award (IGA) juga menjadi bukti tata kelola pemerintahan yang semakin inovatif.

​”Keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara legislatif, eksekutif, dan partisipasi aktif masyarakat. Mari kita refleksikan rasa cinta pada daerah dengan kerja nyata,” tutup Gus Barra. (Dod/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!