Highlight

Kopdes Pacitan: Bupati Serahkan 23 Truk Fuso untuk Koperasi Merah Putih

oplus 16908288

PACITAN | INTIJATIM.ID – Langkah nyata memperkuat kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Pacitan Jawa Timur kembali bergulir. Bupati Pacitan Indrata Nurbayu Aji menyerahkan secara simbolis 23 unit truk Mitsubishi Fuso Canter kepada 23 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penyerahan tersebut dilaksanakan di Makodim 0801/Pacitan, pada Selasa (14/4/2026).

​Armada tangguh ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan untuk menggenjot distribusi logistik dan mobilitas ekonomi di tingkat akar rumput.​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting Pemkab Pacitan, di antaranya Sekda Dr. Ir. Heru Wiwoho Supandi Putra, Kepala Dinas Koperasi Muhammad Ali Mustofa, serta Kepala Dinas PMD Sugiyem.

Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh. Imam Musahirul, melalui Pasiter Kapten Arm. Toni Siswanto, menegaskan pentingnya menjaga aset negara ini. ​”Kami titipkan kendaraan ini untuk dirawat dengan baik. Mohon diingat, armada ini baru boleh beroperasi secara penuh setelah peresmian KDKMP dilakukan,” ungkapnya.

​Toni menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat, dukungan armada akan kembali bertambah. “Rencananya, Kamis besok akan datang 150 unit kendaraan roda tiga yang akan langsung dibagikan untuk menunjang operasional desa,” jelasnya.

​Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian, Muhammad Ali Mustofa, menjelaskan bahwa pengadaan truk ini adalah jawaban atas tantangan mobilitas distribusi barang di wilayah pedesaan.

“Tujuan utama penyerahan armada ini adalah untuk memperlancar distribusi aliran kebutuhan pokok dari dan menuju desa. Selain sebagai penunjang ekonomi desa, armada ini adalah untuk meningkatkan daya jangkau koperasi dalam melayani anggota dan warga,” papar Ali Mustofa, (14/4).

​Dalam arahannya, Bupati Pacitan, Indrata Nurbayu Aji menekankan bahwa KDKMP harus menjadi lokomotif penggerak ekonomi desa. Namun, ia memberikan catatan keras mengenai manajemen aset.

​”Saya ingatkan, pengelolaan aset koperasi ini harus selalu dikoordinasikan dengan pemerintah pusat maupun daerah melalui dinas teknis. Pastikan pengelolaannya tertib, akuntabel, dan transparan,” tegas Bupati yang akrab disapa Mas Aji tersebut.

Bupati berharap, KDKMP tidak hanya sekadar papan nama, tetapi mampu mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi desa masing-masing,” pungkasnya. (HM/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!