Syiar Lewat Nada, Al Aminah Rebana Jadi Wadah Kreativitas Religi Emak-Emak Magersari

img 20260521 wa0056

SIDOARJO | INTIJATIM.ID – Kesibukan domestik sebagai ibu rumah tangga tidak menjadi penghalang bagi emak-emak Muslimat di Perumahan Magersari Permai, Sidoarjo, untuk menumpahkan kreativitas. Berawal dari hobi dan obrolan hangat antar-warga (getuk tular), mereka sukses mendirikan kelompok musik religi Al Aminah Rebana sebagai sarana dakwah dan aktualisasi diri.

​Resmi berkiprah sejak 4 November 2023, kelompok yang bermarkas di Perumahan Magersari Permai Blok BD-3 ini, kini menjadi warna baru dalam syiar Islam di lingkungan setempat.

​Ketua Al Aminah Rebana, Hesty Fahla, mengungkapkan rasa syukurnya atas kekompakan para anggota. Saat ini, kelompok tersebut telah diperkuat oleh 16 personel yang berasal dari berbagai rukun tetangga (RT) di wilayah RW 07.

​”Memang belum semua ibu-ibu dari masing-masing RT bergabung. Setidaknya, dari RT 23, 24, 30, 31, 32, 33, 39, 40, dan 43 sekarang ajeg (rutin) berlatih. Alhamdulillah, kami juga didukung penuh oleh Bu Susi dan Bu Witya yang aktif membersamai perjuangan Al Aminah Rebana,” ujar Hesty saat ditemui usai tampil dalam acara tasyakuran warga di RW 01, Kamis (21/5/2026) malam.

​Di tengah gempuran tren modern, Al Aminah Rebana memilih setia pada khazanah musik Islam tradisional. Berbeda dengan kelompok qasidah modern atau hadrah Al Banjari yang juga tumbuh di Magersari, Al Aminah menonjolkan perpaduan instrumen klasik seperti, ​Rebana keprak, ​Kencer, Kompang (terbang), dan Membanofon.

​Kombinasi alat musik ini menghasilkan irama yang lebih rancak dan bersemangat. Salah satu nomor lagu yang kerap memukau jemaah adalah selawat viral “Siti Fatimah”, yang dibawakan dengan penuh penghayatan.

“Saat ini, jadwal panggung terus mengalir, mulai dari mengisi hajatan keluarga, tasyakuran, hingga majelis taklim di sekitar wilayah Magersari,” ungkap Hesti.

​Meski penampilannya kian diminati, Hesty mengaku belum mematok target yang muluk-muluk. Fokus utama mereka saat ini adalah menjaga konsistensi latihan dan memperluas keberkahan syiar.

​Namun, demi keberlanjutan organisasi, ia berharap ke depan ada tangan-tangan terampil yang ikut membesarkan Al Aminah Rebana, baik dari sisi manajerial maupun teknis musikal.

​”Harapan kami ke depan ada pelatih, manajemen yang rapi, serta perhatian dari tokoh masyarakat setempat agar Al Aminah Rebana bisa tetap eksis memberikan hiburan yang bernilai ibadah,” tuturnya.

​Bagi emak-emak Muslimat Magersari, Al Aminah bukan sekadar kelompok musik, melainkan ruang untuk mengetuk pintu langit lewat lantunan selawat.

​”Yang penting bisa latihan rutin. Untuk mengasah kemampuan, kami berharap terus diberikan kesempatan tampil di acara publik, sehingga kreativitas emak-emak bisa tetap tersalurkan menjadi syiar yang membawa berkah,” pungkas Hesty penuh harap. (Vit/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!