Highlight

Kantongi Izin Operasional, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Siap Cetak Generasi “Maju, Bermutu, Mendunia”

img 20260526 wa0040

SIDOARJO | INTIJATIM.ID – Babak baru dunia pendidikan Islam di Madura resmi dimulai. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur secara resmi menerbitkan Izin Operasional Pendirian Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kyai Mudrikah Kembang Kuning melalui Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Nomor 244 Tahun 2026.

​Surat keputusan tersebut ditetapkan di Sidoarjo pada Rabu (20/5/2026) oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Dr. KH. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd. Penyerahan dokumen dilakukan langsung kepada perwakilan IBS PKMKK yang dihadiri oleh Dr. KH. Mohammad Holis, M.Si., Ust. Abdul Qadir Maliki, M.Pd., dan Ust. Achmad Humaidi, M.Pd.

​Kehadiran izin operasional ini bukan sekadar pemenuhan urusan administratif, melainkan menjadi simbol lahirnya ruang peradaban baru di Madura yang memadukan aspek spiritualitas, intelektualitas, dan kematangan sosial.

​Menanggapi terbitnya izin ini, Kabag TU sekaligus Plh. Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi, M.Fil.I., menekankan pesan filosofis yang kuat. Ia mendorong MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning untuk menjadi pelopor Madrasah Ramah Anak dan Anti-Bullying.

​”Pendidikan hari ini tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga harus menghadirkan ruang aman secara psikologis dan emosional bagi tumbuh kembang peserta didik,” ungkapnya, Selasa (26/5).

​Menjawab tantangan tersebut, pihak madrasah bergerak progresif dengan menyediakan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus anti-perundungan untuk menciptakan lingkungan belajar berbasis kasih sayang. Selain itu, lembaga ini juga menyediakan fasilitas ramah disabilitas sebagai wujud nyata dari pendidikan Islam yang inklusif.

​Meski berstatus sebagai lembaga baru, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning sukses mematahkan stigma lama bahwa pendidikan madrasah tertinggal di bidang sains. Terbukti, madrasah ini telah mengukir prestasi internasional, di antaranya Medali Emas pada Thailand International Mathematical Olympiad di Thailand, dan ​Medali Emas pada Southeast Asian Mathematical Olympiad di Malaysia.

​Tak hanya di bidang akademik, siswa-siswi madrasah ini juga menorehkan prestasi di bidang pencak silat, penguasaan bahasa asing, serta berbagai produk pembelajaran holistik.

​Di bidang literasi, madrasah ini melakukan gerakan masif. Dalam kurun waktu empat tahun, para santri berhasil menulis dan menerbitkan 206 buku ber-ISBN melalui penerbit nasional. Budaya menulis ini berhasil mengubah peran santri, dari yang semula hanya sebagai konsumen pengetahuan menjadi produsen gagasan.

​Menghadapi era modern, operator kelembagaan Kanwil Kemenag Jatim, Mas Helmi, mengingatkan pentingnya akselerasi tata kelola berbasis data. MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning diimbau untuk segera memperkuat administrasi digital melalui pendaftaran akun EMIS, verifikasi data lembaga, serta sinkronisasi data peserta didik dengan Kemenag Kabupaten,” jelasnya lugas.

​Keberhasilan meraih izin operasional ini tidak lepas dari semangat gotong royong. Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. Achmad Muhlis, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung, khususnya kepada Kepala dan jajaran guru MTsN 3 Pamekasan atas kolaborasi dan bimbingannya selama ini.

” Dengan membawa tagline “Maju, Bermutu, Mendunia,” MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning kini siap berdiri tegak sebagai institusi pendidikan Islam yang religius namun modern, humanis namun kompetitif, serta siap mewarnai percakapan global, ” pungkasnya. (Vit/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!