Highlight

Semarak Hardiknas di Magetan: Ribuan Penari Padati Alun-Alun, Bupati Terima Ribuan Surat dari Siswa

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung meriah dan penuh warna. Berpusat di Alun-Alun Magetan pada Senin (25/5/2026), momentum tahunan ini menjadi panggung penegasan pentingnya kolaborasi dan inovasi demi mendongkrak mutu pendidikan daerah.

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti beserta jajaran Forkopimda, serta ribuan insan pendidikan dari berbagai tingkatan.

​Kemeriahan Hardiknas tahun ini langsung terasa sejak awal acara. Setelah dibuka dengan penampilan memukau dari tim drumband SDN 1 Magetan, perhatian ribuan pasang mata langsung tertuju pada hamparan Alun-Alun yang dipenuhi penari.

​Sebanyak 2.026 peserta tampil serempak membawakan tarian massal bertajuk “Tarian Lenggang Mageti”. Menariknya, angka penari ini disesuaikan dengan tahun berjalan (2026), yang melibatkan kolaborasi lintas generasi pendidik dan siswa. Yakni, ​40 siswa perwakilan sekolah, 500 guru PAUD, ​1.200 guru SD (Negeri dan Swasta), dan ​560 guru SMP (Negeri dan Swasta).

​Dalam sambutannya, Bupati Nanik memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan keikhlasan para tenaga pendidik di Magetan. Di tengah tuntutan zaman yang semakin kompleks, ia menggarisbawahi bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa lagi digarap dengan cara-cara lama yang individual.

​”Kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong dari seluruh pihak, yaitu pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Nanik mengingatkan bahwa esensi pendidikan sejati harus seimbang. Tidak hanya mengejar kecerdasan akademik, tetapi juga wajib menyentuh pengembangan karakter, kreativitas, dan penanaman rasa cinta kebudayaan sejak usia dini,” ungkap Bupati perempuan perya di Magetan, Jawa Timur.

​Salah satu momen paling menarik sekaligus menyentuh dalam peringatan Hardiknas kali ini adalah penyerahan belasan ribu surat terbuka dari para siswa kepada Bupati Magetan. Tercatat ada 2.739 surat dari siswa SD dan 16.871 surat dari siswa SMP se-Kabupaten Magetan.

​Dari total hampir 20 ribu surat yang masuk, dua surat terbaik berkesempatan dibacakan langsung di hadapan publik, yaitu surat dari ​Rayania Oktavia (SDN 3 Banjarejo, Panekan), dan ​Syifa Nur Zahira (SMPN 1 Nguntoronadi)

​Surat-surat yang berisi aspirasi, harapan, dan pandangan jujur anak-anak mengenai sekolah mereka tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada Bupati Nanik.

​Selain selebrasi, agenda formal juga diisi dengan pembacaan serta penandatanganan Deklarasi Sekolah ASRI oleh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari Ketua MKKS, K3S, IGTKI, HIMPAUDI, hingga Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suhardi.

“Langkah ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, rindang, dan indah,” jelas Kepala Dikpora Magetan

​Kemeriahan peringatan Hardiknas 2026 kemudian ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan Semarak Hardiknas, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP. (Bgs/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!