Highlight

Genap 1 Bulan: Wajah Pelaku Terekam Jelas, Kasus Pembobolan Setdakab Magetan Mengambang

oplus 16908288

MAGETAN | INTIJATIM.ID — Tepat satu bulan berlalu sejak aksi pembobolan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Magetan pada 13 Juni lalu, aparat kepolisian hingga kini belum juga berhasil mengungkap identitas maupun menangkap pelaku penjarahan tujuh unit laptop milik pemerintah daerah tersebut.

​Lambannya penanganan kasus ini memicu gelombang tanya dan kritik dari masyarakat. Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, wajah terduga pelaku sebenarnya telah terekam dengan sangat jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area ring satu pemerintahan daerah tersebut.

​Ketiadaan kepastian hukum dan minimnya transparansi dari pihak kepolisian mulai memicu spekulasi liar di ruang publik. Agus, salah seorang warga Magetan, menilai masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang gamblang mengenai sejauh mana proses penyelidikan telah berjalan.

​“Sudah genap satu bulan. Yang menjadi pertanyaan kami, bukankah wajah pelaku sudah terekam CCTV dengan cukup jelas? Kalau instrumen petunjuknya sekuat itu, kenapa sampai sekarang belum juga terungkap?” cetus Agus kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

​Ia menambahkan, publik berharap korps bhayangkara dapat bekerja lebih maksimal dan taktis agar kasus ini tidak menjadi bola liar yang memicu ketidakpercayaan masyarakat,” ungkapnya.

​Kasus kriminal yang menyasar kompleks Setdakab Magetan ini dinilai bukan perkara pidana biasa. Lokasi kejadian merupakan pusat komando pemerintahan kabupaten yang semestinya mendapat proteksi keamanan berlapis dan pengawasan ketat.

​Pembobolan yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan tujuh unit laptop inventaris milik Bagian Hukum serta Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) raib seketika. Selain kerugian materiel negara, hilangnya perangkat elektronik di divisi krusial seperti Bagian Hukum juga memicu kekhawatiran terkait keamanan data-data penting daerah.

​“Jangan sampai kelambatan ini membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. Kami yakin polisi sedang bekerja, tetapi alangkah baiknya jika perkembangan penanganan perkara ini disampaikan secara terbuka ke publik,” tegas Agus.

​Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih belum memberikan keterangan resmi terbaru mengenai kendala lapangan maupun titik terang identitas pelaku. Publik kini menunggu taji aparat kepolisian Magetan untuk segera menuntaskan kasus yang telah menjadi sorotan hangat ini. (Red/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!