Jabatan Kilat: Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Promosi ke Gedung Bundar
MAGETAN | INTIJATIM.ID – Gerbong mutasi besar-besaran di lingkungan Korps Adhyaksa membawa kabar mengejutkan sekaligus membanggakan bagi Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan. Baru menjabat selama dua bulan, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman, resmi mendapatkan promosi strategis ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jakarta.
Promosi ini disebut-sebut sebagai bentuk apresiasi atas performa impresif Sabrul selama memimpin di Magetan, terutama keberaniannya dalam membongkar kasus dugaan korupsi dana hibah Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan periode 2020-2024.
Catatan waktu kepemimpinan Sabrul Iman di Magetan tergolong sangat singkat. Dilantik pada 23 Februari 2026, ia langsung tancap gas melakukan penegakan hukum. Hasilnya, Kejari Magetan berhasil menetapkan Ketua DPRD Magetan, Suratno, beserta lima tersangka lainnya dalam pusaran kasus korupsi dana Pokir.
Atas prestasi tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-347/C/04/2026, Sabrul dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kasubdit Penyidikan pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) atau yang dikenal sebagai tim elit “Gedung Bundar”.
Prosesi serah terima jabatan pun berlangsung khidmat di Aula Sasana Adhyaksa Kejati Jatim pada Senin (27/4/2026). Estafet kepemimpinan Kejari Magetan kini resmi beralih dari Sabrul Iman kepada Soekesto Ariesto.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan ini. Selain jabatan Kajari Magetan, sejumlah posisi strategis di lingkungan Kejati Jatim juga mengalami penyegaran, di antaranya Wakil Kepala Kejati Jatim (Luhur Istigfar), Asisten Intelijen (Prie Wijeksono), dan Asisten Tindak Pidana Khusus (Punia Atmaja NR).
Sebelumnya, kepindahan Sabrul Iman ke Jakarta sempat menimbulkan pertanyaan di masyarakat terkait keberlanjutan kasus korupsi Pokir yang tengah memanas. Namun, pihak Kejari Magetan memastikan bahwa penyidikan tetap berjalan sesuai prosedur.
”Informasinya memang demikian, promosi menjadi Kasubdit Penyidikan di Kejagung. Untuk jadwal sertijab biasanya menyesuaikan instruksi Kejati Jatim,” ungkap Kasi Intel Kejari Magetan, Mohammad Andy Sofyan, beberapa waktu lalu.
Senada dengan hal tersebut, Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, menegaskan bahwa mutasi ini adalah bagian dari penguatan kelembagaan. Publik kini menanti taji Kajari baru, Soekesto Ariesto, untuk menuntaskan landasan penyidikan kuat yang telah ditinggalkan oleh Sabrul Iman demi memastikan transparansi anggaran di Kabupaten Magetan. (Red/IJ)
![]()



Post Comment