Highlight

Hari Wuryanto Hadir di Jakarta, Perkuat Konektivitas Bersama Tokoh Nasional dan Kepala Daerah Eks-Keresidenan Madiun

oplus 16908288

MADIUN | INTIJATIM.ID – Momentum Idul Fitri menjadi panggung strategis bagi para tokoh nasional dan pimpinan daerah asal eks-Keresidenan Madiun. Tergabung dalam paguyuban Pawitandirogo (Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo), mereka menggelar silaturahmi Halal Bihalal di Club Eksekutif Persada Purnawira, Jakarta, Minggu (19/4).

​Bukan sekadar ajang nostalgia, pertemuan ini bertransformasi menjadi forum diskusi tingkat tinggi untuk memacu percepatan pembangunan di wilayah Jawa Timur bagian barat.

​Acara ini dihadiri oleh deretan tokoh kunci di jajaran pemerintahan pusat, antara lain, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Sesmenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Wakapolri ​Komjen Pol Dedi Prasetyo, Pimpinan I BPK RI ​Nyoman Adi, Jaksa Agung Muda Pengawasan ​Rudi Margono, dan Sekretaris Menteri Pariwisata ​Bayu Aji.

​Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam arahannya menekankan bahwa besarnya pengaruh para tokoh Pawitandirogo di level nasional harus memberikan dampak konkret bagi daerah asal.

​”Ini bukan hanya soal bernostalgia, tetapi bagaimana membangun daerah sesuai visi dan cita-cita kita. Konektivitas antarwilayah adalah kunci untuk meningkatkan kemajuan Pawitandirogo dengan keunggulan masing-masing daerahnya,” tegasnya.

Sementara itu, Pemkab Madiun merespons positif arahan tersebut. Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan program strategis daerah dengan kebijakan pusat. Menurutnya, kehadiran Pemkab Madiun dalam forum ini merupakan langkah proaktif atau jemput bola demi memastikan aspirasi pembangunan di wilayahnya mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

​”Pertemuan ini adalah energi baru bagi kami. Dengan sinergi dan konektivitas yang ditekankan tadi, kami optimis Kabupaten Madiun akan berkembang lebih cepat. Semangat gotong royong para tokoh di pusat adalah modal besar untuk memajukan kampung halaman,” jelas Hari Wuryanto, Minggu (19/4).

​Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Madiun dalam peta pembangunan regional. Seperti, mempercepat aksesibilitas antarwilayah di eks-Keresidenan Madiun, mendorong potensi daerah agar lebih kompetitif di pasar nasional, serta membuka pintu seluas-luasnya bagi investor untuk masuk ke wilayah yang dijuluki “Bumi Kampung Pesilat” tersebut.

​Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif antara paguyuban tokoh pusat dengan para kepala daerah, guna memastikan setiap potensi daerah dapat tergarap maksimal demi kesejahteraan masyarakat Pawitandirogo. (Utg/IJ)

Loading

Share this content:

Post Comment

error: Content is protected !!